Mengubah Penampilan dengan Majalah Her World

Mengubah Penampilan dengan Majalah Her World

Mengubah Penampilan dengan Majalah Her World – Berbicara tentang wanita, pasti tidak aka nada habisnya. Wanita selalu mempunyai daya tarik yang berbeda untuk kepribadiannya. Bagi kamu yang masih di masa pubertas dan belum mempunyai pedoman yang pas untuk gaya hidupmu. Salah satu caranya adalah mencari informasi di media sosial dan media cetak, beauty standar yang bisa kamu cari dan kamu sesuain untuk dirimu, bisa kamu temukan di majalah. Di Indonesia sebenarnya banyak majalah terbitan dalam negri yang bisa kamu jadikan acuan untuk cara berpenampilanmu, namun untuk melengkapi wawasanmu kamu bisa mencari pula acuan di majalah impor yang diterbitkan di Indonesia. Majalah impor yang terbit di Indonesia antara lain ada her world. Majalah ini terbit secara bulanan, ditargetkan untuk pasar profesional membaca wanita. Majalah her world merupakan majalah wanita berbahasa inggris yang diterbitkan di Malaysia dan singapura.

Selain diterbitkan di Indonesia, majalah her world juga terbit di berbagai Negara asia lainnya seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, dan singapura. Majalah her world berisi artikel tentang perawatan terhadap tubuh, kecantikan, gaya hidup manusia modern, fashion style untuk pribadi, dan semacamnya. Majalah ini diterbitkan di Singapore oleh anak perusahaan.

Mengubah Penampilan dengan Majalah Her World

Untuk beberapa Negara majalah her world dimuat dengan bahasa Negara masing-masing. Ada satu edisi khusus her world, juli 2010 her world Singapore tampil dengan edisi tidak memiliki gadis sampul sejak terbitan pertamanya pada juli 1960. Edisi tersebut sepertinya bertepatan dengan peringatan 50 tahun majalah her world. Sejak terbitnya majalah her world tentunya memiliki banyak pesaing yang sejenis. Sampai saat ini majalah her world menjadi majalah terlaris di Singapore dengan sirkulasi sampai seratus empat puluh satu ribu eksemplar. Di tahun 2019 ini majalah her world masih edar di Indonesia, majalah her world memang dikhususkan untuk perempuan aktif, pekerja kantor, dan bisnis women. Kemajuan dunia yang cepat tentunya membuat majalah her world lebih berinovasi. Untuk kamu yang merasa pribadi aktif dan suka bekerja majalah her world cocok dijadikan acuan yang tepat.

Saat kamu bingung memilih busana yang tepat untuk dirimu, bisa melihat dan belajar dari mix and match busana di majalah her world. Banyak setelan busana dengan berbagai konsep seperti baju santai, baju musim semi, baju musim dingin, yang bisa kamu cocokin. Selain fashion yang menonjol, majalah her world juga menonjol dengan bisnis game judi online yang membahas berbagai informasi tentang produk permainan yang selalu memberikan keuntungan kepada para pemainnya serta mengajari anda bagaimana mendapatkan uang dengan mudah tanpa harus bekerja keras dan selain itu, majalah ini juga menonjol dengan life style yang detail. Untuk kamu yang ingin diet atau menerapkan gaya hidup sehat kamu bisa sesekali mencontoh konsep food healthy ala her world, ada juga resep masakan yang bisa kamu coba di rumah, untuk edisi natal tahun ini mereka mengeluarkan masakan turki yang menggoda.

Rekomendasi Majalah Daring Feminis Eropa
Majalah

Rekomendasi Majalah Daring Feminis Eropa

Rekomendasi Majalah Daring Feminis Eropa – Majalah daring feminis yang lahir pada dini era ke- 21 ini berlainan dari majalah wanita yang keluar tadinya. Serupa semacam di Indonesia, di mancanegara, majalah wanita cap biasanya menyimpang pembaca wanita selaku pasar menguntungkan. Sebagian majalah cap apalagi tidak ragu menggiring pembacanya buat mensupport rancangan patriarki.

Rekomendasi Majalah Daring Feminis Eropa

lolapress – Berlainan dengan majalah cap itu, majalah daring feminis tidak cuma bebas serta non- komersial, tetapi pula dengan jelas mensupport kesetaraan serta kesamarataan kelamin. Tidak hanya itu, mereka mengetahui keanekaan suara, kerangka balik, serta arah intim di golongan wanita. Karenanya, mereka tidak ragu mensupport peperangan aksi LGBTQ+ di dalam majalah mereka.

Dikutip dari magdalene, Buat lebih memahami aksi wanita mancanegara yang bebas, liberal, serta beraneka ragam, selanjutnya ini merupakan 6 majalah daring dari Perancis serta 2 dari Belgia. Melalui konten mereka, kita pula dapat mengeker gimana kampanye feminisme Eropa digulirkan.

Baca juga : Majalah Online Yang Mengangkat Topik Feminisme, Lokal Dan Internasional

1. Roseaux

Roseaux( maksud literal: ilalang) dibangun pada 2018 oleh 6 wanita yang bermukim di bermacam kota: Berlin, Marseille, serta Lisbon. Mereka cuma mengatakan julukan depan mereka serta tidak memakai julukan keluarga sebab dikira selaku ikon patriarki.

Majalah berbicara Perancis ini melaporkan kalau mereka muncul buat menyuarakan feminisme yang inklusif dengan 2 tujuan. Awal, selaku alat yang sediakan forum refleksi untuk para feminis, serta kedua, membuka pintu selebar- lebarnya untuk para pendatang baru yang belum sempat betul- betul terpikat dengan feminisme.

Majalah ini mengangkut permasalahan sosial, kesehatan, adat, serta bukti. Artikel- artikel mereka menyuarakan perlawanan atas seksisme, rasisme, konservatisme, serta fobia kepada LGBTQ+.

Walaupun relatif terkini tercipta, bahana majalah ini di bumi maya cukup terdengar. Mereka dapat diiringi di Twitter, Instagram, serta Facebook.

2. Les Ourses à plumes

Julukan Bimbingan Oursesà plumes, yang berarti berada wanita dengan pena- bulu, mempunyai filosofi tertentu. Pena- bulu merupakan perlengkapan catat era dulu sekali yang jadi ikon pengarang. Tidak hanya itu, mereka berikan maksud spesial kepada pena- bulu ialah selaku wujud angan- angan kalau feminisme bisa melambung besar. Sedangkan, berada diseleksi selaku ikon daya.

Dibangun pada Maret 2015, majalah ini berpangkalan di Paris serta diprakarsai oleh 12 wanita. Majalah ini menggaungkan pembebasan untuk para wanita serta mereka yang teraniaya dalam sistem patriarki. Sebab itu, majalah ini mengutamakan catatan dari para wanita( bagus cis ataupun trans), mereka yang non- biner, dan transpria, Mengenai pengalaman mereka dalam sistem patriarki. Mengetahui sempitnya ruang untuk para wanita disabilitas, majalah ini pula sediakan ruang kolom spesial“ Handicap”.

3. Deuxième page

Deuxième page( laman kedua) mempunyai arti buat memandang novel ataupun suatu lebih dari sampulnya( laman awal) serta berupaya buat menguasai seluruh suatu serta memakai benak kritis.

Berdiri pada 2016, majalah ini melaporkan kalau filosofi mereka merupakan silih yakin. Majalah ini mengampanyekan feminisme yang ikut serta langsung( engage). Tulisan- tulisan di majalah ini mengutamakan prinsip anti kepada kewenangan, kekerasan, jenjang, pertandingan, serta individualisme. Pengedit majalah ini bertabiat beramai- ramai dengan mengaitkan dekat 40 wanita yang bertugas dengan cara ikhlas.

Dengan cara biasa, majalah ini menunjukkan 6 rubrik penting: Sosial, tanya jawab, film, serial tv, novel serta kesusastraan, dan“ memo”( usulan mingguan untuk para pembaca).

Sub- kolom spesial missfits menunjukkan profil aktivis rumor wanita di bermacam aspek dari mancanegara semacam Lola Alvarez Bravo, Sarah Vaughan, Leonor Fini, Jane Evelyn Atwood, Pocahontas, Ching Shih, Yuri Kochiyama, serta Claudette Colvin.

Deuxième page bisa diiringi di Twitter, Instagram, serta Facebook.

4. Friction

Dibangun pada 2017, majalah ini berpangkalan di Paris serta diatur oleh 10 orang( bermacam kelamin) yang bertugas ikhlas. Friction dengan cara spesial mangulas permasalahan seni, nada, serta adat. Terdapat pula rubrik keterangan novel serta tanya jawab dengan para artis. Mayoritas catatan dalam majalah ini mengangkut tema LGBTQ+ dengan ujung penglihatan pengganti.

Majalah ini bisa diiringi di Twitter, Instagram, serta Facebook, dengan kebanyakan pengikut alat sosial merupakan anak belia.

5. Féministo Clic

Majalah ini dibangun oleh badan feminis Perancis Osez le féminisme! yang dibuat di Lyon pada April 2009. Badan itu mempunyai 25 agen seantero Perancis, satu agen di Swiss, serta satu agen di Belgia. Osez le féminisme! mendesak penghapusan pelacuran serta pornografi selaku bagian dari skedul feminisme mereka.

Féministo Clic awal mulanya mengeluarkan versi cap kesatu pada Juni 2009 serta keluar tiap 2 bulan sekali. Semenjak Oktober 2016, alat itu jadi majalah daring. Majalah disokong penuh oleh anggaran dari badan yang berawal dari duit bulanan keahlian.

Terdapat banyak rubrik di dalamnya, mulai dari politik, sosial, adat, kesehatan intim, ekonomi, berolahraga, global, ilmu serta teknologi, hingga tanya jawab. Sebab banyaknya rubrik mereka, pembaca majalah ini juga lebih beraneka ragam.

Féministo Clic tidak aktif di alat sosial, cuma terdapat di laman Osez le féminisme! di Facebook yang diiringi lebih dari 121. 000 orang. Walaupun begitu, majalah ini lumayan diketahui dalam aksi wanita Perancis.

6. chEEk

Julukan cheek didapat dari game tutur bahasa Inggris chick( wanita ataupun anak ayam) serta bahasa Perancis chic( apik ataupun elok). Dalam bahasa Inggris, cheek pula berarti berani ataupun menantang.

Dibangun Oktober 2013, majalah ini berpangkalan di Paris, serta diatur oleh 3 wanita angkatan Y ialah Myriam Levain, Julia Tissier, serta Faustine Kopiejwski. Alat ini mengangkut permasalahan adat, sosial, bentuk, serta teknologi internet. Menariknya, majalah ini pula menjawab isu- isu terbaru dengan tagar#webthefuck.

Bentuk terang majalah ini amat bergengsi serta kedatangan mereka langsung disambut hangat oleh warganet. Akun majalah ini mempunyai 35 ribu pengikut di Facebook, dekat 18 ribu pengikut di Twitter, serta 17 ribu pengikut di Instagram—angka yang cukup besar buat dimensi audiens Perancis.

Pada dini 2017, majalah ini diakusisi oleh industri alat adat, Inrockuptibles, kepunyaan pengelola bank cum politisi kiri- tengah Matthieu Pigasse. Sebagian orang menyesalkan akusisi itu. Tetapi, terdapat pula yang beranggapan kalau majalah ini sukses meyakinkan kalau feminisme bisa diperoleh warga besar.

7. Femmes Plurielles

Berpangkalan di Brussel, majalah ini disokong Femmes Prévoyantes Socialistes( FPO)—organisasi Wanita Sosialis yang dibuat pada 1922. Versi cap kesatu mereka diluncurkan pada Maret 2015, keluar sebesar 4 kali dalam satu tahun, serta bertabiat tematik pada masing- masing edisinya. Hingga dikala ini telah terdapat 20 versi cap yang diterbitkan( versi terbaru Juni 2020). Buat mereka yang bermukim di Belgia, majalah cap Femmes Plurielles dapat didapat dengan cara free.

Majalah daring timbul semenjak 2017. Isinya lumayan simpel dengan 4 rubrik: Sosial, politik, adat, serta kampanye. Atasan sidang pengarang majalah ini merupakan Eléna Diouf serta Pascaline Nuncic yang bertugas bersama 17 badan sidang pengarang yang lain( seluruhnya wanita).

Akun alat sosial Femmes Plurielles lumayan aktif, mereka terdapat di Twitter, Instagram, serta Facebook.

Baca juga : Rekomendai Majalah Pria Dewasa Terpopuler

8. Axelle

Majalah yang pula berplatform di Brussels ini disokong Vie Féminine, salah satu badan feminis di Belgia. Axelle berpedoman pada prinsip kebersamaan demokratik serta kesamarataan kelamin.

Versi cap Axelle diluncurkan awal kali pada Januari 1998 serta keluar 10 kali dalam satu tahun. Harga berlangganan satu tahun merupakan 24 euro( terkategori ekonomis). Sebagian postingan dari versi cap tampak free di majalah daring.

Atasan sidang pengarang majalah ini merupakan Sabine Panet yang bertugas dengan 6 orang badan sidang pengarang. Sebab sesungguhnya berpusat pada majalah cap( serta buat angkatan di atas umur 40- an), majalah ini kurang muncul di bumi digital. Alat ini cuma memiliki akun Facebook.

Majalah International Paling Berpengaruh Di Dunia
Artikel Informasi Majalah

Majalah International Paling Berpengaruh Di Dunia

Majalah merupakan suatu media publikasi yang di dalamnya memuat tentang berbagai liputan jurnalistik terkini serta pandangan mengenai topik aktual yang patut untuk diketahui oleh para pembaca. Media publikasi ini umumnya di terbitkan secara berkala, ada yang di terbitkan secara harian, mingguan, dan bulanan. Dalam penggolongannya pun, majalah memiliki kategori, seperti kategori fashion, majalah wanita, majalah pria, majalah olahraga, dan sebagainya.

Walaupun dengan keberadaan media online yang sekarang telah menjamur, majalah tetap mempertahankan eksistansinya dan masih memegang peranan penting sebagai sarana informasi untuk masyarakat. Di antara majalah- majalah tersebut, terdapat beberapa majalah yang memiliki pengaruh besar di masyarakat, dan kemudian menjadi majalah international. Berikut akan kami bahas majalah-majalah internasional yang memiliki pengaruh besar terhadap dunia.

Baca juga : Majalah Cosmopolitan Untuk Fashion Stylemu

1. Forbes
Majalah Forbes merupakan sebuah majalah yang memuat tentang bisnis dan finansial di dalamnya. Majalah ini berasal dari Amerika Serikat dan didirikan pertama kali pada tahun 1917 oleh B.C. Forbes. Saat ini perusahaan dan majalah ini di pimpin oleh putra kedua dari B.C. Forbes yaitu Malcolm Stenvensin Forbes atau yang kerap dipanggil dengan Steve Forbes. Majalah ini sendiri pertama kali di produksi di Indonesia pada November 2010 yang diterbitkan oleh PT Wahana Mediatama.

Majalah yang bermarkas pusat di Fifth Avenue di New York City ini terkenal dengan isinya yang memuat daftar- daftar perusahaan dan list orang terkaya di dunia. Beberapa di antaranya adalah Forbes 400 ( pengusaha terkaya di Amerika Serikat), World’s Richest People ( daftar orang – orang terkaya di dunia), dan Forbes 500 (perusahaan terkaya di dunia)

2. People
Majalah internasional selanjutny yang memiliki popularitas tinggi adalah majalah People. Majalah yang awalnya memiliki nama People Weekly ini merupakan majalah mingguan Amerika Serikat yang di dalamnya terdapat kisah-kisah selebritis, human interest, serta berita yang diterbitkan oleh Time Inc.

Diantara majalah Amerika lainnya, People merupakan majalah yang memiliki jumlah pembaca terbanyak dengan total 46,6 juta pembaca. Tidak hanya itu saja, Majalah People juga memiliki pendapatan iklan tertinggi di banding majalah Amerika lainnya.

Pada tahun 2011 People meraup pendapatan dari iklan sebesar $997, bahan pada tahun 2006 majalah ini mencapai pendapatan hingga $ 1,5 miliar dan memiliki sirkulasi mencapai 3,75 juta. Prestasi lainnya lagi yang di sabet oleh majalah People adalah di nobatkannya majalah ini sebagai “ Magazine of the Year” pada tahun 2005 yang diberikan oleh Advertising Age karena keunggulannya dalam sirkulasi, iklan, dan editorial. Majalah People juga menempati posisi ketiga dalam Adweek “Brand Blazers” pada bulan Oltober 2006 serta menempati peringkat ke enam pada daftar tahunan “A- list” Advertising Age. Penghargaan khusus tahunan People dengan tajuk “Most Beautiful People”, “The Best Dressed”, dan “The Sexiest Man Alive” merupakan salah satu hal yang menjadikan People banyak dikenal.

3. Time
Time merupakan sebuah majalah berita mingguan di Amerika Serikat yang di terbitkan dalam beberapa edisi. Edisi nya meliputi edisi Eropa, edisi Asia, dan edisi Kanada. Edisi Eropa majalah Time memiliki judul Time Europe ( dulunya bernama Time Atlantik) yang diterbitkan di London. Time Europe dijual di Afrika, di Amerika Latin dan di Timur Tengah. Sedangkan edisi Asia- nya yang berjudul Time Asia berpusat di Hong Kong. Dan Edisi Kanada dari majalah Time berpusat di Toronto.

Salah satu fitur yang terkenal dari sepanjang penerbitan majalah ini adalah Person of the Year ( dulunya bernama Man of the Year). Kriteria yang masuk ke dalam list ini tidak terbatas pada orang baik saja, karena kriteria yang di maksud disini lebih kepada orang- orang yang memliki pengaruh besar. Contoh tokoh yang banyak di benci masyarakat yang pernah masuk ke dalam kategori Person of the Year adalah Adolf Hitler.

Baca juga : Sederet Majalah Mewah Hanya Untuk Orang Super Kaya

Ini Dia Tiga Majalah Feminisme Internasional Terbaik Sebagus Permainan di Agen Slot
Artikel Blog Informasi Majalah

Ini Dia Tiga Majalah Feminisme Internasional Terbaik Sebagus Permainan di Agen Slot

Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak jenis majalah yang kini dicetak di tengah masyarakat. Dengan tujuan yang sama untuk mengedukasi, setiap majalah menyasar target yang berbeda sesuai dengan topik yang diusung. Bila berbicara tentang feminism, pemain wanita di agen slot disarankan untuk baca tiga majalah feminism internasional terbaik ini.

Majalah feminisme internasional terbaik yang pertama adalah Gal-dem. Ini adalah salah satu majalah feminisme yang paling diburu oleh pembaca saetianya sebab menyajikan berbagai macam konten yang cerdas dan mendukung kemandirian sebagai seorang wanita yang utuh. Apalagi sebagai pemain wanita di perjudian, tentu adalah hal yang menantang. Membaca majalah Gal-dem memotivasi pemain judi wanita untuk tetap semangat meraih banyak bonus yang ditawarkan situs judi setiap harinya.

Mengawali diri sebagai majalah versi digital, Galdem kini juga merambah ke versi cetak agar bisa menjangkau lebih banyak pembaca dari seluruh dunia. Ada banyak topik menarik yang dibahas; wawancara spesial dengan tokoh feminisme dunia, pendapat wanita terhadap perubahan dunia akhir akhir ini, dan pemotretan dari tokoh tokoh inspiratif yang mendukung wanita untuk mampu berdiri di atas kaki dirinya sendiri, bukan sebagai sosok yang lemah di mata masyarakat umum.

Baca juga : Vania Santoso Masuk Ke Dalam Penghargaan Majalah Internasional Forbes

Majalah feminisme internasional terbaik yang kedua adalah Mary Review. Bila mencari isi sajian terbaik seputar feminisme, Mary Review akan berada di urutan pertama. Sudah terkenal sejak lama, Mary Review memiliki keunikan tersendiri dalam sajikan setiap konten yang berada di dalamnya. Mengawali dengan berbagai macam foto berani hingga cerita kehidupan pribadi dari sudut padang wanita, Mary Review hadirkan warna baru bagi para penganut feminisme dari seluruh belahan dunia.

Pemain wanita di judi terkadang butuh motivasi dalam berjudi. Menghadapi taruhan setiap harinya memang melelahkan, namun akan segar lagi ketika tahu taruhannya menang hingga jutaan rupiah. Membaca Mary Review bisa berikan semangat baru karena majalah ini juga memiliki segmen tokoh wanita yang tangguh, sehingga menjadi contoh yang baik bagi seluruh wanita di luar sana yang harus dan mau bekerja secara mandiri untuk menghidupi kebutuhan hidupnya sehari hari.


Majalah feminisme internasional terbaik yang ketiga adalah Sabat Magazine. Majalah ini adalah majalah favorit bagi seluruh pembaca wanita di banyak negara. Ini adalah satu satunya majalah feminisme yang mengusung konsep kekinian, sehingga sangat cocok dibaca oleh para wanita yang tergolong generasi milenial. Pemain judi wanita yang sangat fokus mencari cuan dari berjudi menjadi inspirasi banyak wanita lainnya. Kegigihan belajar trik berjudi jadikan wanita zaman sekarang dipandang lebih baik.

Baca juga : Dampak Positif Hadirnya Majalah Teknologi Visual 3D Bagi Server Slot Online

Hal ini yang kemudian menjadi salah satu inspirasi Sabat Magazine untuk terus mendukung wanita dalam menyuarakan pendapat dan pilihan hidupnya kepada masyarakat secara umum. Dengan berbagai macam pilihan konten menarik yang mendukung wanita, Sabat Magazine hadir dalam bentuk digital untuk menjangkau lebih banyak perempuan di luaran sana. Ada beberapa artikel yang benar benar menggugah semangat para wanita, yang harus dibaca oleh seluruh wanita di dunia.

Pemain judi wanita di agen slot wajib baca tiga majalah feminisme internasional terbaik. Baik itu Gal-dem, Mary Review, maupun Sabat Magazine, ketiganya sajikan konten yang mendukung kemandirian wanita dalam berkarir dan jalani kehidupan.

Vania Santoso Masuk Ke Dalam Penghargaan Majalah Internasional Forbes
Artikel Informasi Majalah

Vania Santoso Masuk Ke Dalam Penghargaan Majalah Internasional Forbes

Majalah Forbes merupakan sebuah majalah internasional yang sangat populer. Salah satu fitur yag di miliki oleh Majalah Bisnis dan Finansial Amerika Serikat ini adalah “Forbes 30 under 30”. Fitur ini adalah serangkaian daftar anak muda berprestasi yang diumumkan oleh Majalah Forbes tiap tahunnya dalam beberapa edisi regional. Daftar ini memiliki 20 kategori dengan jumlah 30 orang setiap kategorinya, total terdapat 600 tokoh bisnis dan industri yang terdapat dalam daftar ini. Asia dan Eropa memiliki 10 kategori untuk seluruh 300 tokoh yang terdaftar untuk masing- masing edisi. Sedangkan Afrika hanya memiliki satu daftar saja pada edisinya dengan jumlah 30 orang.

Pada maret 2021 baru-baru ini, Majalah Internasional Forbes merilis “30 under 30”. Dalam majalah Bisnis dan Finansial ini, salah satu alumni fakultas ekonomi dan bisnis UNAIR yang bernama Vania Santoso berhasil masuk ke dalam jajaran prestisius ini sebagai Co-Founder heySTARTIC, Artistic eco- fashion. Vania Santoso sendiri mengungkapkan bahwa penghrgaan ini sangatlah spesial, karena momennya tepat bersamaan dengan ulang tahun Ibunda tercintanya. Penghargaan ini sekaligus menjadi kado persembahan untuk orang tuanya. Vania menuturkan bahwa heySTARTIC merupakan sebuah projek sosial yang dikerjakan berasama kakaknya, Agnes Santoso yang mana mereka telah menekuni bidang ini sejak dari bangku sekolah. Walaupun menghadapi banyak tantangan, Vania mengatakan bahwa dia optimis dan percaya bahwa heySTARTIC akan bisa terus berkembang dengan dukungan dan inovasi dari para warga, seniman, serta pelaku industri kreatif lainnya.

Usaha Sociopreneur heySTARTIC yang dicetuskan oleh Vania dan kakaknya ini bermula pada tahun 2000- an. Saat itu terdapat musibah banjir yang mana airnya sampai masuk ke dalam rumah Vania. Akhirnya pada tahun 2005, Vania bersama Agnes Santoso yang merupakan kakaknya ini membuat komunitas lingkungan dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana gaya hidup yang ramah lingkungan. Waktu itu, proposal pendanaan kegiatan lingkungan yang diajukan oleh Vania dan kakaknya ditolak. Mereka pun mencari alternatif dengan melakukan garage sale hingga menjual produk daur ulang untuk mendanai kegiatan mereka.

Baca juga : Majalah Online Yang Mengangkat Topik Feminisme, Lokal Dan Internasional

Hingga pada akhirnya, pada tahun 2007, di Swedia, perjuangan mereka membuahkan hasil. Karya proyek manajemen sampah inovatif milik mereka di percayai sebagai Juara 1 Lomba Lingkungan Internasional tahunan yang diadakan oleh Volvo dan UNEP, dan mereka memperoleh dana 10.000 dolar atas kemenangannya ini. produk daur ulang yang di bawa oleh Vania ke luar negeri ini bisa laku dan bahkan laris manis. Namun, ternyata di Indonesia sendiri produk ini hampir tidak ada yang membeli. Dari sinilah Vania secara langsung belajar mengenai perbedaan perlakuan konsumen, dari sini juga bisa di simpulkan bahwa edukasi lingkungan di Indonesia perlu ditingkatkan lagi.

Ke depannya, Vania beserta kakaknya mempunyai rencana utama untuk konsisten terhadap produk satu ini dan berusaha komitmen dalam menjalankan nilai- nilai keberlanjutan dari heySTARTIC. Salah satu rencana yang sudah di canangkannya adalah mengembangkan sebuah wadah education and entertaiment hasil kolaborasi dari heySTARTIC dengan XD Entertaiment dan Swara Space yang bernama enviLOVEmental. Vania mengungkapkan bahwa dia berharap bahwa kedepannya enviLOVEmental bisa menjadi hub yang bisa mempertemukan penonton dengan banyak macam produk, komunitas, organisasi, pelaku industri yang peduli pada lingkungan. pada akhir penuturannya, Vania mengatakan bahwa dia bangga karena dari KTI, hingga skripsi akhirnya tentang Five- Diamonds Strategy heySTARTIC nya kini bisa menjadi inovasi sosial nyata yang berdampak.

Baca juga : Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Memilih Majalah

Majalah Online Yang Mengangkat Topik Feminisme, Lokal Dan Internasional
Artikel Blog Informasi Majalah Trend

Majalah Online Yang Mengangkat Topik Feminisme, Lokal Dan Internasional

Magdalene, sebuah majalah online yang tidak seperti majalah yang biasa anda temukan di toko. Karena Magdalene merupakan sebuah majalah feminis yang kerap kali dipandang sebelah mata oleh orang-orang karena kontennya yang tidak biasa. Sebenarnya feminisme sendiri sudah berkembang di luar negeri, bahkan aktivitasnya terus meningkat sejak tahun 2000-an, terutama aktivitas secara online. Banyak sekali feminis dari seluruh dunia yang memanfaatkan dunia maya untuk menyuarakan kepentingan dan juga hak-hak perempuan yang seringkali terabaikan.
Sebagai majalah online yang dibentuk pada abad ke-21, Magdalene tidak menyasar pembaca perempuan seperti majalah-majalah lainnya yang menjadikan perempuan sebagai pasar komersial untuk mendapatkan keuntungan. Majalah online ini tidak hanya independen, tidak komersial namun juga tidak menggiring pembacanya untuk bergabung dengan konsep patriarki. Magdalene dengan tegas menyatakan mendukung kesetaraan dan juga keadilan gender bagi perempuan. Mereka menyadari bahwa manusia berasal dari latar belakang maupun orientasi seksual yang berbeda-beda, karena itulah selain mendukung gerakan feminisme, mereka juga mendukung perjuangan LGBTQ+.

Di Indonesia memang ada Magdalene sebagai majalah yang mendukung gerakan feminisme, di luar negeri juga ada majalah-majalah seperti ini. Berikut adalah beberapa majalah dari luar negeri yang lewat konten-kontennya melakukan kampanye feminisme.
• Roseaux
Arti harafiah dari roseaux adalah ilalang, sebuah majalah yang dibentuk oleh 6 orang dari Marseille, Berlin dan Lisbon pada tahun 2018. Para pendiri majalah ini sengaja tidak menyebutkan nama depan atau nama keluarga mereka masing-masing karena menganggap nama tersebut sebagai simbol patriarki. Majalah asal Perancis ini hadir untuk menyuarakan feminisme dengan dua tujuan, pertama sebagai media yang akan menyediakan berbagai forum untuk refleksi bagi feminis yang ada, kedua adalah untuk membuka pintu selebar mungkin bagi pemula dalam dunia feminisme yang belum benar-benar tertarik dengan isu ini. Ada banyak sekali isu yang diangkat dalam majalah Roseaux, misalnya saja rasisme, seksisme, fobia terhadap LGBTQ+ dan konservatisme.

• Les Ourses à plumes
Terlihat dari namanya, bahwa majalah ini berasal dari Perancis yang memiliki arti berupa beruang perempuan dengan pena berbulu. Nama majalah ini memiliki sebuah arti yang filosofi. Pena berbulu sebagai alat tulis masa lampau, namun dalam arti khusus pena ini sebagai bentuk imajinasi bahwa feminisme mampu terbang lebih tinggi. Beruang sendiri merupakan lambang dari kekuatan. Majalah yang dibentuk tahun 2015 tidak hanya mengutamakan tulisan dari perempuan saja, namun juga memberikan ruang bagi perempuan disabilitas.

• Femmes Plurielles
Majalah ini disokong langsung oleh Femmes Prévoyantes Socialistes, yaitu sebuah organisasi perempuan sosialis yang berdiri tahun 1922, walaupun majalah Femmes Plurielles baru didirikan tahun 2015. Setiap terbit, majalah ini mengusung tema yang berbeda-beda, dan hanya terbit 4 kali dalam setahun. Kalau anda tinggal di Belgia, anda bisa mendapatkan majalah versi cetaknya secara gratis. Namun jika anda berada di luar negeri, anda bisa mengakses websitenya yang saat ini baru tersedia dalam 4 rubrik, yaitu kampanye, budaya, sosial dan politik.

• Axelle
Majalah ini berasal dari Brussels, dan mendapatkan sokongan dari Vie Féminine sebuah organisasi feminis yang ada di Belgia. Prinsip yang dipegang majalah ini adalah solidaritas demokratik dan juga keadilan gender. Edisi cetaknya pertama kali terbit bulan januari 1998 dan dalam setahun menerbitkan 10 majalah, sehingga hampir setiap bulan terbit edisi baru. Jika anda ingin mengunjungi websitenya, anda bisa mengaksesnya.

Media Online Yang Mengangkat Topik Feminisme
Artikel Blog Informasi Majalah Trend

Media Online Yang Mengangkat Topik Feminisme

Perkembangan teknologi dan juga media memberikan banyak perubahan terhadap dunia jurnalistik, tidak hanya di Indonesia saja namun juga di luar negeri. Saat ini dunia jurnalistik tidak lagi bersifat eksklusif hanya dalam satu media saja, namun bisa tersebar dalam beberapa media online yang berbeda dengan menggabungkan teks, visual dan juga audio ke dalamnya. Inilah yang menjadi titik awal perkembangan jurnalistik multimedia.
Dengan adanya internet, permasalahan terkait tidak memiliki waktu untuk membaca menjadi berkurang karena anda sudah bisa mengakses internet dimana saja dan kapan saja. Orang-orang tidak perlu lagi berlangganan koran atau majalah untuk mendapatkan informasi terkini, belum lagi radio yang sudah jarang didengarkan kecuali sedang terjebak macet (menggunakan mobil). Dengan internet, anda bisa memilih sendiri berita atau informasi apa saja yang ingin anda ketahui. Seiring dengan perkembangan internet dan juga teknologi, pengetahuan pun menjadi lebih mudah untuk didapatkan. Sejak adanya jurnalistik multimedia, masyarakat juga memiliki andil untuk menyebarkan informasi. Media tidak lagi hanya berperan sebagai sumber informasi semata, namun juga memiliki fungsi untuk mengedukasi.

Diantara sekian banyak jenis media multimedia yang ada di internet, adalah salah satu media online yang mengangkat topik feminisme, yaitu Magdalene. Tidak hanya website online saja, namun Magdalene juga memiliki platform lainnya seperti media sosial, youtube dan juga podcast. Topik-topik yang diangkat tidak hanya seputar perempuan saja, namun lebih luas seperti ekualitas gender, gaya hidup, pop-culture dan juga gaya hidup. Sejak tahun 2013, Magdalene telah mendapatkan ribuan pengikut dari berbagai platform. Magdalene muncul karena pendirinya yaitu Hera Diani dan Devi Asmarani merasa resah karena minim sekali ruang yang disediakan oleh media untuk membahas berbagai isu perempuan. Akhirnya muncullah Magdalene sebagai media online karena pengoperasiannya yang jauh lebih mudah daripada harus mengeluarkan versi cetaknya.

Di Indonesia mungkin terdapat Magdalene sebagai majalah online dengan topik-topik feminisme dan LGBTQ+, sedangkan di luar negeri juga ada majalah-majalah sejenis yang mengangkat topik yang sama. Apa saja majalah tersebut? Berikut beberapa diantaranya.
• Deuxième page
Memiliki arti halaman kedua, dengan makna bahwa untuk melihat buku harus melihat lebih dari sampulnya (sebagai halaman pertama), namun harus memahami lebih dari itu, memahami segala sesuatunya secara terbuka dan berpikiran kritis. Majalah yang berdiri tahun 2016 ini memiliki filosofi saling percaya. Mereka akan melakukan kampanye feminisme secara langsung (terlihat langsung). Tulisan yang diangkat majalah ini mengutamakan prinsip kontra terhadap kekerasan, kekuasaan, kompetisi, hierarki dan juga individualisme.

• Friction
Memiliki kantor di Paris, majalah ini dibentuk tahun 2010 dan dikelola oleh 10 orang secara sukarela. Majalah ini khusus membahas topik-topik terkait budaya, seni dan juga musik, ada pula rubrik yang memberikan ulasan terhadap sebuah buku maupun wawancara terhadap seniman-seniman. Kebanyakan tulisan yang dibuat mengangkat tema LGBTQ+ melalui pandangan alternatif.

• Féministo Clic
Majalah ini dibentuk oleh sebuah organisasi feminis Perancis yang bernama feminis Perancis Osez le féminisme! pada tahun 2009 lalu. Organisasi ini cukup besar karena memiliki 25 cabang di Perancis, 1 cabang di Swiss dan 1 cabang di Belgia. Organisasi ini mendorong dihapuskannya pornografi dan prostitusi sebagai salah satu agenda feminisme mereka. Edisi cetak pertama terbit Juni 2009, lalu sejak oktober 2016 majalah ini berubah menjadi majalah online sehingga lebih mudah diakses.

Potret Majalah Elle di Indonesia
Artikel Blog Informasi Majalah

Potret Majalah Elle di Indonesia

Potret Majalah Elle di Indonesia – Majalah impor sekarang ini sudah banyak beredar di pasar Indonesia. Penikmat majalah Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan menjamurnya majalah impor di kalangan masyarakat Indonesia tentu saja ini menjadikannya sebagai peluang usaha baru yang patut dicoba. Beberapa brand majalah impor, mulai masuk di Indonesia pada akhir tahun 90an atau pada tahun 2000-an. Namun sayangnya sampai tahun 2019 hanya beberapa brand saja yang berhasil bertahan dan terus memperlebar jalan mereka di media cetak Indonesia. Salah satu brand majalah impor yang masih bertahan di Indonesia adalah majalah elle. Pada tahun 2008 majalah elle mulai masuk di Indonesia, majalah elle diterbitkan oleh kartini group yang juga mengeluarkan edisi majalahnya sendiri yang khusus di bidang busana. Sebenarnya majalah ini terbit pada tahun 1945 di prancis.

Majalah elle seperti majalah impor pada umumnya, banyak artikel-artikel yang dimuat berisi tentang busana, fashion mode yang terbaru, kecantikan, dan dunia wanita lainnya. Hebatnya majalah elle masih bertahan sampai tahun 2019 ini. Majalah elle yang terbit di Indonesia adalah untuk potret bagaimana mereka harus bersikap, menunjukkan kualitas nilai diri mereka, berani memiliki prinsip agar menjadi pribadi yang merdeka. Elle mengajak perempuan Indonesia untuk selalu bersuka cita menjalani kehidupan sehari-hari, menikmatinya dengan keadaan yang sudah ditetapkan, dan memberi dampak positif untuk kehidupan lebih luas. Majalah elle diterbitkan di Indonesia oleh mayapada group.

Jika kamu sekelompok perempuan yang senang mengikuti ramalan-ramalan bintang, majalah elle juga menyediakan informasi tersebut. Setiap bulannya informasi mengenai ramalan-ramalan bintang zodiac disajikan secara mendetail, mengulas karir, keuangan, percintaan, kesehatan, dan keberuntungan di bulan tersebut. Untuk kalian yang belum mengenal gambaran majalah elle, majalah ini sedikit berbeda dengan majalah-majalah lainnya. Informasi yang dimuat di dalamnya lebih banyak mengenai pembahasaan tentang kebebasan perempuan, motivasi, artikel-artikel penggugah semangat, dan juga membahas tentang produk permainan judi bola online. Untuk fashion majalah elle tidak se up to date majalah impor lainya, namun disitulah letak nilai postifnya. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari artis dunia, bagaimana pemikiran mereka tentang dunia perempuan, seperti di edisi majalah elle pada agustus 2019 kemarin, Angelina jollie mengungkapkan pemikirannya tentang kebebasan hidup seorang perempuan, bagaimana perempuan harus menjalani profesi atas dasar cinta dan juga kebaikan, bukan hanya mementingkan materi dan gengsi saja. Elle juga kerap membahas berbagai usaha kolektif perempuan untuk memberdayakan atau memberikan motivasi kepada sesama perempuan lainnya. Misalkan dengan memuat salah satu aktivis kemanusiaan perempuan di salah sampulnya.

Majalah elle yang terbit di Indonesia tentunya juga membahas kehidupan selebritis Indonesia, jadi kamu nggak takut ketinggalan berita dalam dan luar negri.

Gaya Berpakaian Ala Harper’s Bazaar
Artikel Blog Informasi Majalah Trend

Gaya Berpakaian Ala Harper’s Bazaar

Gaya Berpakaian Ala Harper’s Bazaar – Di zaman yang sudah berkembang ini, peran wanita untuk perkembangan dunia cukup besar. Sudah banyak sektor yang dihuni wanita. Habit atau kebiasaan wanita menjadi daya tarik tersendiri saat menempatkan mereka di suatu sektor pekerjaan. Berbicara life style, seperti yang kita ketahui wanita selalu mempunyai kebiasaan unik dan berbeda-beda. Kita sebagai wanita juga dituntut untuk selalu mengikuti tren terkini, yang sedang berkembang. Jika kamu masih bingung dan sedang mencari panduan dalam hal gaya hidup kamu bisa mencoba mempelajarinya dari salah satu majalah yang telah berumur tua. Harper’s bazaar, majalah ini merupakan majalah terbitan Amerika. Bahkan sudah diterbitkan di 31 negara lainnya, tentunya majalah ini juga sudah ada di Indonesia. Majalah harper’s bazaar pertama kali terbit pada tahun 1867. Karena majalah ini termasuk majalah tertua di dunia, pembahasan topik yang ada di dalamnya sudah matang dan sangat tepat di sampaikan mengikuti zamannya.

Harper’s bazaar seringkali membahas tentang kecantikan, budaya, informasi selebriti dunia, mode, dan masih banyak lagi. Di Indonesia sendiri harper’s bazaar diterbitkan sejak tahun 2000 oleh PT media insani abadi. Hebatnya majalah ini tetap bisa bersaing dengan pasar majalah inpor lain yang ada di Indonesia. Majalah ini bisa di bilang lengkap jika kamu jadikan pedoman untuk tuntunan model berpakaianmu, banyak ide-ide kreatif penggabungan atau mix and match yang tetap fashionable. Bila kamu selalu mengikuti edisinya pasti kamu bisa belajar ootd berpakaian dengan banyak konsep. Majalah harper’s bazaar bisa dibilang sangat berkompeten untuk urusan fashion,halamannya lebih dominan berisikan fashion-fashion dari designer baru maupun dari designer kelas papan atas dunia. yang membedakannya dengan majalah lain, harper’s bazaar juga sering membahas isu-isu budaya dunia, karena berasal dari amerika kita harus pintar-pintar memilah milih berita yang cocok untuk kebudayaan dan pola berpikir kita. Walaupun begitu informasi tentang isu budaya yang disampaikan pastinya juga penting untuk menambah wawasan berita kita. Intinya pintar-pintarlah memilih informasi yang akan dibaca dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk kamu yang ingin membelinya, kamu bisa cek saja informasi yang ada di media sosial, banyak penerbit dan media cetak yang menjual majalah harpe,s bazaar di media online. Harganya juga msih terjangkau meskipun majalah ini termasuk majalah impor yang terjamin kualitasnya. Jika masihingin berselancar tentang harpe’s bazaar majalah, kamu juga bisa follow instagram official resminya. Di situ banyak juga public figure Indonesia yang diunggah seperti dian sastro wardoyo. Bahkan di edisi hari ibu kemarin mereka menmgunggah potret kebersamaan beberapa artis Indonesia bersama anaknya seperti maia estianti, marsha timothy, bunga citra lestari dengan kalimat sweet .

Majalah Cosmopolitan Untuk Fashion Stylemu
Artikel Blog Informasi Majalah Trend

Majalah Cosmopolitan Untuk Fashion Stylemu

Majalah Cosmopolitan Untuk Fashion Stylemu – Setiap wanita di dunia pasti ingin tampil sempurna dan menunjukkan jati dirinya yang berbeda kepada dunia, di zaman yang sudah serba modern ini sudah banyak perkembangan yang terjadi di semua lini kehidupan, selain teknologi dan komunikasi, lini fashion dan gaya hidup wanita juga mengalami perkembangan yang pesat. Sudah rahasia umum, jika kehidupan wanita memiliki serba-serbinya yang beragam. Kita sebagai wanita memiliki gaya hidup dan fashion yang beragam dan berbeda-beda, begitupun dengan cara kita mencari inspirasi yang berbeda-beda pula. Bagi sebagian wanita karier yang bekerja di setiap harinya, pasti mudah sekali mencari informasi di sosial media dan jaringan internet lainnya, namun banyak juga wanita dan masyarakat indonesi masih menjadi pelanggan tetap media cetak seperti Koran, ataupun majalah.

Salah satu majalah impor yang masih ada di Indonesia adalah majalah cosmopolitan. Majalah cosmopolitan merupakan majalah amerika serikat dan sudah diterbitkan di Indonesia sejak tahun 1997. Sudah lebih dari 20 tahun majalah ini hadir di Indonesia, diterbitkan oleh PT. Higina Alhadin majalah cosmopolitan banyak membahas tentang gaya hidup wanita-wanita modern dan kebiasaan manusia modern saat ini. Majalah ini memang khusus wanita, namun bukan berarti lelaki juga tidak bisa membacanya, majalah ini berisi hiburan tentang dunia internasioanal untuk wanita. Bisa dibilang majalah cosmopolitan adalah majalah terlaris di Negara asalnya. Jessica pels adalah pemimpin redaksi yang sangat terkenal, walaupun diterbitkan di Indonesia baru pada tahun 1997, ternyata majalah ini pertama kali diterbitkan dan didistribusikan pada tahun 1886 di Amerika Serikat, namun sebelumnya majalah ini lebih diutamakan untuk majalah keluarga, belum lebih dominan mengusung informasi tentang hiburan internasional, kemudian mulai diubah menjadi majalah sastra dan sejak 1965 telah menjadi majalah wanita. Dan pada tahun 2011 artikel ini sudah mencakup artikel yang membahas hubungan seks, kesehatan, karier, peningkatan nilai pada diri sendiri, selebriti papan atas dunia, fashion style, kecantikan, dan semacamnya. Cosmopolitan sudah diterbitkan di banyak Negara seperti benua eropa dan benua asia. Termasuk hongaria, amerika latin, swedia, bahkan yunani. Majalah cosmo juga dicetak dalam 35 bahasa yang berbeda dan didistribusikan di lebih 110 negara.

Di bawah kepemilikan john brisben walker, majalah cosmopolitan mulai memperkenalkan ilustrasi waran, serial, dan ulasan yang lebih segar. Dengan majalah cosmopolitan kamu dapat menemukan berbagai informasi tentang produk permainan, di dalam majalah impor ini banyak ulasan artikel tentang permainan judi online dan majalah ini juga membahas tentang informasi sex secara detail, untuk masyarakat Indonesia yang menganggap tabu membicarakannya dengan sesama, di majalah cosmopolitan kamu bisa mencari informasi dan menutupi rasa malu untuk bertanya.

Majalah Wanita Premium Marie Claire
Artikel Blog Informasi Majalah

Majalah Wanita Premium Marie Claire

Majalah Wanita Premium Marie Claire – Gaya hidup setiap orang memang berbeda-beda, setiap orang menentukan gaya hidup yang dirasa nyaman untuk dirinya. Dalam menjalani gaya hidupnya pasti mereka khususnya kaum hawa memiliki sumber referensi terpercaya dan up to date. Salah satunya adalah lewat majalah, banyak majalah yang bisa kita temui di pasaran dan media sosial, namun seringnya informasi yang dimuat tidak lengkap, untuk memuasakan rasa penasaran kaum wanita ada salah satu majalah terlengkap yaitu marie Claire. Majalah yang diterbitkan pertama kali di prancis pada tahun 1937 ini membahasa fashion terlengkap dan juga banyak membahas tentang kesehatan dan tips-tips kecantikan untuk para wanita. Di dalam majalah ini kita bisa lebih mencari tahu gaya yang tepat untuk diri kita.

Selama lebih dari tiga dekade atau lebih dari tiga puluh tahun marie Claire memimpin dalam memberikan isu isu penting bagi perempuan. Majalah msrie claire tidak hanya terbit di Indonesia saja, melainkan juga di inggris, Malaysia. Marie Claire melakukan pemberdayaan untuk perempuan, hingga perubahan iklim juga diinformasikan dengan detail, terperinci, disertai layout yang rapi. Mereka memberikan informasi dunia fashion dan kecantikan kelas premium yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Marie Claire diterbitkan pertama kali di Indonesia sejak tahun 2010, dan diterbitkan oleh sprint media, namun di Negara asalnya prancis, marie Claire diterbitkan pertama kali pada tahun 1937.

Walaupun majalah Claire termasuk majalah import, pembacanya di Indonesia sudah banyak. Terbukti saat launching perdananya, majalah ini ditunggu pembaca setianya. Mereka menganggap majalah marie Claire termasuk majalah yang ekslusif dan premium, karena memuat informasi tentang isu-isu di dunia global yang tengah berkembang. Seperti tranding fashion dan style berbusana, informasi menyangkut kepribadian wanita. Hal lain yang menarik lainnya banyak designer-designer dunia yang ikut dalam mengisi laman fashion di majalah marie Claire, sangat lengkap untuk dijadikan pilihan kiblat fashionmu. Di majalah ini juga ada informasi seputar seks yang mungkin bisa menjawab rasa penasaranmu, memang edukasi seks di Indonesia masih tergolong tabu, padahal informasi ini penting pula untuk keamanan orientasi seks kita.

Namun sayangnya setelah memberikan informasinya selama lebih dari tiga puluh tahun, marie Claire akhirnya berhenti terbit, mereka menghentikan penerbitannya pula di beberapa Negara. Nah untuk kalian yang baru mengenal majalah Claire dan ingin memilikinya, coba cari di instagram dan beberapa olshop ( media sosial ), biasanya banyak orang yang menjual kembali majalah marie claire miliknya. Karena edisi nya juga sudah diberhentikan di Indonesia, kamu tidak bisa menemukannya lagi di penerbitnya, bila ingin memiliki dengan harga yang relatife murah coba cari di toko buku besar di kota-kota kamu.